Tag: El Clasico

El Clasico (again)

Entah yang sudah edisi keberapa saya menulis blog bertemakan el clasico. Dibilang bosan? Tentu tidak. DIbilang jenuh? Juga tidak. Namun yang pasti, ada sebuah pencapaian yang tidak sesuai dengan ekspektasi dari pertandingan ini. Sebagai madridista, mendapatkan kemenangan sudah pasti diharapkan. Namun, jauh dari itu semua, ekspektasi saya hanyalah menikmati pertandingan dimana terdapat “jual-beli” serangan.

Mourinho memang mampu menyulap Inter Milan memiliki pertahanan grendel ala Italia sehingga membuat pemain Barca frustasi lalu mudah ditaklukan dengan serangan baliknya. Mourinho memang jenius mampu menyulap pemain untuk bermain di luar posisi yang biasa dia perankan. Namun, entah mengapa, saya kurang melihat kejeniusan Mou dalam meracik Madrid agar dapat menahan serangan Barca.

Okelah, saya akui bahwa untuk saat ini Barca mempunyai sistem permainan yang dapat dinikmati pecinta sepakbola. Bagaimana penonton dapat melihat bola mengalir dengan indahnya dari kaki kiper ke bek ke gelandang ke striker kemudian berakhir dengan gol. Dan proses itu berjalan sempurna dengan posession football yang sangat dominan. Namun perlu diketahui, Barca bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan! Tim gurem seperti Levante pun mampu menorehkan sejarah sebagai tim yang mampu mengalahkan Barca musim ini.

Continue reading “El Clasico (again)”

Clasico Show Time

Akhirnya salah satu momen yang ditunggu para penggila bola di seluruh dunia akhirnya datang juga. Yuppie.. It’s show time for el classico. Madrid versus Barcelona.

Laga yang akan berlangsung di Santiago Bernabeu ini dijamin akan memberikan kepuasan footballholic. Dikarenakan tidak ada satu pun pemain bintang di kedua tim yang akan absen.

Walaupun di tengah pekan ini ada pertandingan Liga Champions,namun tak ada satu pun key player yang dimainkan. Sehingga dapat dipastikan bahwa Mourinho maupun Guardiola telah menyiapkan komposisi terbaik untuk super big match ini. Apalagi Mou tidak ingin kembali menelan kekalahan seperti musim lalu.

Dari kubu Madrid, Casillas akan memimpin rekan-rekannya. Pepe yang di pertemuan akhir musim lalu mendapatkan kartu merah akan menjadi jenderal pertahanan bersama Carvalho, Ramos, dan Marcelo. Jika musim lalu, Madrid cenderung menumpuk gelandang defensif,maka sekarang lini tengah akan diisi gelandang kreatif seperti Xabi Alonso, Kaka, Oezil serta Khedira. Pos pendobrak akan diserahkan ke Ronaldo dan Higuain.

Sedangkan Barcelona tidak akan banyak melakukan perubahan untuk starting eleven. Valdes akan menjadi orang terakhir di belakang Dani Alves, Puyol, Pique (jika terkena sanksi dari RFEF), dan Abidal. Lini tengah masih akan diisi Xavi, Iniesta, dan Busquets. Perubahan sepertinya akan terjadi untuk pendamping Messi,yang akan diisi oleh Villa dan Fabregas, untuk memperkuat lini tengah, menggantikan peran Pedro ataupun Alexis Sanchez.

Untuk pelatih sekaliber Mou, yang berhasil mengangkat 2 Piala Champions untuk 2 klub berbeda, angka satu kemenangan dari 7 pertemuan sebelumnya versus Pep bukan hasil yang menggembirakan sehingga dirinya menambah pemain-pemain kreatif untuk menambal posisi yang dia anggap sebagai kelemahan di musim lalu.

Varane,yang masih berumur 19 tahun, dianggap mampu menjadi pelapis bagi Pepe dan Carvalho. Coentrao yang semula pemain spesialis sayap diubahnya menjadi pemain serbaguna mulai posisi belakang hingga depan. Sahin, playmaker Turki didatangkan untuk melapis Oezil dan Kaka. Sedangkan Altintop dan Callejon sebagai alternatif serangan menyisir sisi lapangan.

Sedangkan barcelona hanya mengakusisi 2 pemain, Cesc Fabregas dan Alexis Sancez, dan mempromosikan Thiago Alcantara dari La Masia. Namun kesamaan dari ketiga pemain tersebut adalah pemain cerdas yang mampu mengontrol permainan ala barca.

So, siapakah yang akan memenangkan el clasico edisi 216 ini?

El Clasico 2011-2012 : Jilid I

El Clasico

Sahur nanti akan berbeda dibandingkan sahur-sahur sebelumnya, karena untuk edisi kali ini akan ditemani dengan pertandingan penuh gengsi yang mampu menguras perhatian seluruh penikmat bola dunia. Pertandingan klasik yang memiliki rating tertinggi di antara pertandingan klasik lainnya. Pertandingan bertajuk El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona.

Masih hangat dalam ingatan bagaimana musim lalu, El Clasico mengambil 5 edisi (2 La Liga, 2 Champions, 1 Copa del Rey) dengan hasil Madrid hanya mampu memenangi 1 pertandingan yang berakhir pada juara Copa del Rey, 1 kali seri, dan 3 kekalahan. Memang bukan hasil yang bagus buat El Real ditambah di pertemuan perdana mengalami kekalahan telak 5 gol tanpa balas.

Dan seperti apakah jalannya pertandingan jilid perdana dari minimal 4 jilid (2 super spanyol, 2 la liga) yang akan berlangsung musim ini?

Continue reading “El Clasico 2011-2012 : Jilid I”