2 Februari, 6 Tahun lalu


Dan kembali saya menyadari bahwa tanggung jawab itu hanyalah sebuah trial alias test case apakah diri ini layak atau tidak diberikan tanggung jawab yang lebih besar…

Dalam setiap jejak kehidupan setiap insan, pasti akan selalu ada momentum kehidupan yang didapatkannya. Baik suka maupun duka, baik keberhasilan maupun kegagalan, atau aktivitas apapun yang membuat ekspresi wajah silih berganti dari tersenyum, tertawa, maupun menangis. Dan diri ini pun mengalami salah satu momen kehidupan yang tepat terjadi di tanggal ini, 6 tahun lalu, di sebuah tempat terpencil di pinggir kota Sleman, Yogyakarta.

Kala itu, ibarat sebuah misi rahasia, saya diminta untuk datang ke suatu tempat yang saya sendiri belum tahu dimana itu. Dan di malam hari pula! Hanya bermodalkan ancer-ancer lokasi dan sebuah pesan “tidak perlu mencertitakan hal ini ke teman-teman kelompok kita” menjadi sebuah hal yang menarik nan misterius, ada apa gerangan ini? Apakah ada hubungannya dengan beberapa kegiatan yang serupa sebelumnya dimana “pesan” tersebut juga diberikan? dan yang jelas, berbagai macam lintasan pikiran tersirat terhadap misi ini sejak pagi hari.

Hingga akhirnya malam tiba dan tiba di halaman lokasi, saya melihat beberapa motor yang tidak asing termasuk teman-teman sekelompok. “Lha, ternyata mereka ada juga di sini. Lalu kenapa dipesankan untuk tidak memberitahu jika akhirnya berkumpul di tempat ini?” Dan ternyata, tidak hanya teman-teman sekelompok saya, adapula beberapa wajah yang sudah saya kenal dengan background aktivitas kegiatan kami yang serupa.

Rangkaian acara pun berjalan hingga keesokan paginya dimana ada salah satu acara yang saya sebut sebagai momentum kehidupan saya. Di titik itulah saya menyadari bahwa akan datang tanggung jawab-tanggung jawab baru yang saya yakini bukanlah hal mudah untuk dijalankan. Dan benar saja, tidak lama setelah acara tersebut, saya diberikan tanggung jawab untuk menjadi ketua dalam sebuah kepanitiaan yang berhubungan dengan karir pasca kampus. Dan kembali saya menyadari bahwa tanggung jawab itu hanyalah sebuah trial alias test case apakah diri ini layak atau tidak diberikan tanggung jawab yang lebih besar yang sudah tampak menanti di pertengahan tahun 2008. Dan akhirnya, tanggung jawab besar tersebut benar-benar diserahkan kepada saya secara resmi di pertengahan Agustus 2008.

Ya, di tanggal ini -2 Februari- 6 tahun lalu, sebuah momentum kehidupan diciptakan-Nya untuk diri ini. Sebuah momen yang perlu disyukuri karena mau tidak mau, suka tidak suka, diri ini menjadi terakselerasi hingga sampai saat ini. Saya menyebutnya sebagai momen “020208”

2 thoughts on “2 Februari, 6 Tahun lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s