Ruang Hati yang Tersisa


Pahit manisnya sebuah kenangan tetap meninggalkan sebuah ruang tersisa di hati yang bisa dikenang kembali di waktu yg tepat

Sebuah tweet terketik di pagi hari, sesaat setelah tubuh ini menemukan peraduannya di ruangan kantor. Entah apa yang ada di dalam pikiran hingga akhirnya huruf per huruf saling merangkai dan kemudian tersusun menjadi untaian kalimat tersebut.

Dan saya juga tak tahu bagaimana persepsi orang ketika membaca tweet tersebut. Apakah mereka menganggap suatu hal yang biasa saja, suatu hal yang menganggap sang penulis tweet sedang menjadi galau’ers, atau hal lainnya.

Namun, jika berpikir lebih mendalam lagi, memang hal tersebut adalah hal yang wajar. Dimana ada sebuah bagian dalam episode kehidupan kita yang terekam dalam sebuah ruang dalam hati. Dan bentuk episode kehidupannya, bergantung dengan persepsi yang membacanya.

Apabila seorang pejuang, dirinya akan melihat pahit getirnya perjuangan yang ia lakukan sebagai episode kehidupannya yang terkenang. Apabila ia seorang prestatif, ia akan menjadikan prestasi-prestasi yang ia raih sebagai sejarahnya yang tak teelupakan. Dan mungkin yang lainnya juga akan memiliki sudut pandang berbeda untuk hal ini.

Ketika berbicara terkait ruang hati yang tersisa, terkadang mengingat suatu pertanyaan umum yang mungkin sering terdengar di khalayak umum,

Dengan pengalaman hidup yang anda miliki, adakah fase-fase kehidupan anda yang ingin sekali anda hapuskan?

Dan tidak sedikit pula orang yang akan menjawab,

Saya ingin menghapuskan fase-fase kelam dalam kehidupan saya karena saya tidak ingin mengingat kembali kejadian-kejadian tersebut

Namun, jika pertanyaan itu diajukan ke saya, maka jawaban saya adalah

Saya tidak ingin melupakan apapun dalam hidup saya. Saya seperti saat ini merupakan hasil dari variasi rasa dalam kehidupan masa lalu yang saya dapatkan 🙂

Oleh sebab itu, akan selalu ada ruangan tersisa dalam hati yang menimbulkan kenangan dalam riak-riak perjalanan.

-sekian-

Posted from Xperia E-ki

6 thoughts on “Ruang Hati yang Tersisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s