Revolusi 2014


…. Karena resolusi sudah terlalu mainstream, maka dibutuhkan perubahan besar dalam memperbaiki diri. Yang saya sebut dengan revolusi!…

Di tulisan terakhir di tahun 2013 lalu, saya mengatakan bahwa diri ini cukup stagnan paska “meninggalkan” Yogyakarta dalam 2 tahun terakhir ini. Sudah tidak ada lagi mimpi-mimpi tertulis yang menjadi saksi sejarah pengembangan diri saya. Sangat kontras di saat diri ini mulai “menemukan” lingkungan serta identitas yang membuat saya merasa mengalami perkembangan pesat antara tahun 2006 – 2010.

Oleh karena itu, dengan memanfaatkan momentum akhir tahun 2013 lalu yang telah membukakan mata saya, serta adanya momen pergantian bilangan tahun dari 2013 ke 2014 ini, membuat saya harus menuliskan kembali mimpi-mimpi yang akan saya raih di 2014 ini. Saya menyebutnya sebagai “Revolusi 2014”.

"Ketika resolusi sudah terlalu mainstream"
“Ketika resolusi sudah terlalu mainstream”

Dan tertulislah sekitar minimal 20 mimpi yang harus diraih di 2014 ini dengan breakdown waktu per minggu, bulan, tahun, serta insidental. Dalam artian, mimpi-mimpi tersebut sudah dideskripsikan mana yang harus dilakukan secara rutin tiap minggu maupun bulan atau bahkan cukup 1 kali saja dalam setahun.

Karena perlunya bangkit dari stagnasi dalam pengembangan diri, maka saya tidak cukup mengatakan hal ini sebagai resolusi – seperti halnya kebanyakan orang umum lakukan. Dan juga karena resolusi sudah terlalu mainstream, maka dibutuhkan perubahan besar dalam memperbaiki diri. Yang saya sebut dengan revolusi!

… mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia … (Nidji – Laskar Pelangi)

Maka, izinkanlah saya untuk bermimpi di tahun 2014 ini. Dan saya berharap bahwa Allah akan memeluk mimpi-mimpi saya ini.

4 thoughts on “Revolusi 2014

  1. Salam kenal.
    saya juga membuat resolusi sperti anda, hanya saja suka kesulitan mbreak down dalam watu mingguan,harian.
    Jadi jika tidak keberatan kenapa tidak dituliskan saja dalam blog ini. Atau jika tidak, bolehkah saya minta contohnya mungkin bisa lewat email five.classic@gmail.com

  2. Salam kenal bung anriyan.
    mohon maaf baru reply dan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

    Terkait target, saya lakukan dengan menulis tangan untuk mendapatkan feel dari target yang saya canangkan 🙂

    Untuk breakdown target, itu tergantung dari target besar secara tahunan dan tidak semua target bisa dibreakdown.
    Misal, target di tahun ini adalah kurban idul adha. dengan idul adha ada di bulan oktober, berarti kurang lebih ada 10 bulan saya harus mulai menyisihkan penghasilan dengan menabung per bulannya.

    Atau untuk breakdown secara mingguan, saya membuat target minimal 2x sebulan berolahraga seperti futsal, renang or bulutangkis, maka saya menuliskan di agenda saya tanggal berapa saya harus olahraga tersebut dan memprioritaskannya.

    Untuk breakdown harian, saya menargetkan khatam al quran setiap bulannya, maka saya menargetkan tiap hari harus minimal tilawah i juz.

    Kurang lebih seperti itu, bung anriyan.

    Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s