Merawat Jas Hujan


Kemudian saya sharing dengan penjual jas hujan ketika akan membeli yang baru dan menceritakan proses perawatannya. Dan ternyata, analogi yang selama ini saya gunakan itu salah!!

Di musim hujan seperti yang terjadi akhir-akhir ini, masing-masing orang memiliki senjata andalan untuk terus bisa melanjutkan aktivitas. Entah itu payung bagi pejalan kaki, jas hujan bagi riders, atau bahkan kantong kresek untuk melindungi sepatu! Namun terkadang kita lupa untuk memperhatikan cara merawat atau menjaga senjata andalan tersebut.

Saya mengambil contoh yaitu jas hujan, yang notabene menjadi sahabat perjalanan saya akhir-akhir ini dalam menerobos derasnya air hujan. Awalnya saya tidak tahu bagaimana cara merawat jas hujan dengan benar. Saya menganalogikan bahwa merawat jas hujan sama dengan merawat pakaian dalam hal ini adalah ketika melakukan pencuciannya. Pertama, direndam kemudian dicuci dengan sabun kemudian dijemur. Dan ingat, tidak ย diseterika ya! Semula berjalan biasa saja sampai akhirnya jas hujan tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik karena sudah tidak mampu menahan air kembali.

Kemudian saya sharing dengan penjual jas hujan ketika akan membeli yang baru dan menceritakan proses perawatannya. Dan ternyata, analogi yang selama ini saya gunakan itu salah!!

Tukang tersebut memberitahukan bahwa dalam mencuci jas hujan tidak diperlukan sabun. Cukup langsung dibilas air dan dijemur saja. Karena, ada bahan-bahan di dalam sabun yang dapat merusak lapisan lilin atau penahan air yang ada di dalam jas hujan.ย Dan sejak saat itu, saya dapat pengetahuan baru bagaimana cara merawat jas hujan yang benar.

Ya, begitulah ilmu. Bisa datang dari siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Bisa jadi, ketika ada yang membaca blog ini, sebagian dari teman-teman pembaca sudah ada yang tahu atau mungkin juga belum tahu. Buat yang sudah tahu terutama secara ilmiah, akan lebih baik juga diberikan informasinya. Buat yang belum tahu, semoga tulisan singkat ini bisa menjadi penambah wawasan kita semua.

18 thoughts on “Merawat Jas Hujan

  1. ya gapapa, Ga. klo kamu tahan ama bau yang timbul dari lembabnya jas tersebut ๐Ÿ˜›

    On Mon, Jan 21, 2013 at 11:39 PM, Blognya Eki

  2. Bukannya kalo dicuci macem begitu, sama aja bikin basah dan lembab? kan sama2 basah. gak usah dicuci, tapi dijemur aja, bukannya sama aja ya?

  3. Setidaknya, mencuci pake air biasa lebih baik dibandingkan “mencuci” dengan air hujan.. Coba aja dibedakan antara dicuci biasa kemudian dijemur, dengan langsung dijemur setelah terkena hujan.. akan ada bau yang timbul..

  4. O gitu ya, pak! *manggut2*

    Btw, pak dhe..
    saya mau tanya dong, kalau ada yang tanya begini, “buat apa hidup, kalau nanti juga mati? buat apa dihidupin di dunia, kalau sebenernya udah ada yang kekal?” kira2 pak dhe mau jawab gimana?

  5. resign?? hoho.. “menyerah” dengan banyaknya dinamika di dalamnya ya? memang paling enak jadi outsider.. xixi

    On Wed, Jan 23, 2013 at 10:40 AM, Blognya Eki

  6. @eki : nais inpoh gan ttg merawat jas hujan =D
    @ega : oalah, resign toh? trus buku skripsinya gmn bos? tetep jadi kan yak =P

  7. @Kak Eki: resign bukan karena menyerah. itu sampe dipikirin berapa lama. daripada terlibat dengan sebuah tatanan yang gak manhaji, mending pergi. lebih baik menghindari satu mudharat daripada menciptakan satu manfaat. ๐Ÿ™‚

    @Kak Panji: Jadi, dong! Mohon do’anya semoga prosesnya masih berjalan. Soalnya masih ikut ngurusin.

  8. oia, gimana caranya ya kak, biar ketika kita tetap mempertahankan idealisme itu gak sampe sakit2an karena mikirinnya. ternyata sikapku yg kayak gini masih bertahan terkait soal pila-pilih kerjaan. -___-“

  9. Rajin amat ki bersihin jas ujan sampe disabunin segala *ops.

    selama ini sih cuman dijemur aja. habis tuh kalo udah kering yo dilipet ๐Ÿ˜€
    kalopun ada pasir-pasir kering yang nempel (sisa dari cipratan tanah) ato kotoran (yang bukan najis), yo dikibas kibas aja. kadang pake kemoceng (kalo tangannya nggak mau kotor) .. ๐Ÿ˜€

    kecuali kalo kotor buanget: biasane tak bilas pake air aja. jemur. selesai dah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s